Posts

Netflix

6 Film Netflix yang Bisa Kamu Tonton Saat Tahun Baru

Tahun baru adalah waktu yang tepat untuk melepas penat, menghabiskan waktu bersama keluarga, atau menikmati hari pertama tahun ini dengan tontonan berkualitas. Netflix kembali menghadirkan deretan film baru yang siap menemani suasana liburanmu. Mulai dari aksi internasional, drama komedi Indonesia, hingga petualangan fantasi penuh kejutan semuanya bisa kamu pilih sesuai mood. Berikut rekomendasi film Netflix  2025 yang cocok ditonton saat pergantian tahun.

  1. The Shadow’s Edge (2025)

Bagi pecinta aksi-thriller berkelas internasional, The Shadow’s Edge adalah pilihan wajib. Film ini mempertemukan dua legenda sinema Asia, Jackie Chan dan Tony Leung Ka-fai, dalam cerita penuh intrik politik, konspirasi global, dan pertarungan jarak dekat yang memukau. Mengambil latar berbagai kota besar dunia, film ini menawarkan adegan laga spektakuler khas Jackie Chan serta tensi drama yang kuat dari Tony Leung Ka-fai. Cocok untuk kamu yang ingin membuka tahun dengan tontonan intens dan memacu adrenalin.

  1. Troll 2 (2025)

Jika kamu menyukai film fantasi dengan makhluk raksasa dan lanskap alam epik, Troll 2 pasti masuk daftar wajib tonton. Sekuel dari film Troll ini kembali menghadirkan ketegangan saat manusia harus berhadapan dengan troll baru yang lebih kuat dan lebih misterius. Dengan efek visual yang ditingkatkan dan cerita yang lebih emosional, film ini cocok menjadi tontonan seru bersama keluarga atau teman-teman di malam tahun baru. Kamu akan dibawa ke dunia mitologi Norwegia yang gelap namun memukau.

  1. Lupa Daratan (2025)

Untuk penonton Indonesia yang ingin tertawa sekaligus merenung, Lupa Daratan karya Ernest Prakasa bisa menjadi pilihan ideal. Film drama komedi ini mengikuti kisah seorang pria yang meraih pencapaian besar, namun kemudian menjadi lupa diri dan terjebak dalam dunia yang penuh ambisi dan ego. Dibintangi Vino G. Bastian yang terkenal dengan kemampuan aktingnya yang fleksibel, film ini menawarkan humor khas Ernest ringan, cerdas, dan relevan dengan kehidupan sehari-hari. Tontonan yang hangat untuk memulai tahun dengan refleksi dan tawa.

  1. The Great Flood (2025)

Suasana tegang akan langsung terasa sejak menit pertama saat menonton The Great Flood. Film ini menggambarkan bencana banjir besar yang menenggelamkan sebuah gedung apartemen, memaksa para penghuninya berjuang bertahan hidup di tengah arus deras dan ruang yang semakin menyempit. Dengan visual megah dan atmosfer yang claustrophobic, film ini cocok untuk penonton yang mencari tontonan penuh adrenalin namun tetap emosional. Sebuah pilihan yang membuat malam tahun baru terasa lebih intens.

  1. The Night My Dad Saved Christmas 2 (2025)

Butuh tontonan keluarga yang hangat dan penuh tawa? Sekuel komedi Spanyol ini siap menghibur. The Night My Dad Saved Christmas 2 menghadirkan kembali duo ayah-anak yang harus menyelamatkan Sinterklas dalam petualangan penuh kekacauan dan kejutan. Humor yang mengalir alami serta chemistry pemainnya membuat film ini ideal ditonton bersama seluruh anggota keluarga, termasuk si kecil yang masih berada dalam suasana liburan Natal.

  1. My Secret Santa (2025)

Tak lengkap rasanya tahun baru tanpa film romantis yang manis. My Secret Santa menawarkan cerita ringan tentang pertemuan tak terduga, rahasia kecil, dan kedekatan yang tumbuh di tengah tradisi tukar kado. Film ini sangat cocok bagi kamu yang ingin menutup tahun dengan perasaan hangat dan senyum kecil.

Dengan berbagai genre dan cerita menarik ini, Netflix memberikan banyak pilihan untuk mengisi momen pergantian tahun. Siapkan camilan, undang orang-orang terdekat, dan nikmati awal tahun dengan film favoritmu.

Baca juga: 5 Kesalahan yang Harus Dihindari Saat Menggunakan Viu

Baca juga: Manfaatkan Menggunakan Jasa Pembayaran Digital untuk Berlangganan Vidio Premiere

Libur Tahun Baru

Libur Tahun Baru: Yuk Buat Plan Kamu Sekarang

Tahun baru selalu datang dengan energi baru, semangat baru, dan harapan untuk menjalani hari-hari yang lebih baik. Namun, sering kali libur tahun baru berakhir begitu saja tanpa terasa, karena kita tidak menyiapkan rencana yang matang. Padahal, dengan sedikit perencanaan, liburan singkat ini bisa menjadi momen yang paling berkesan. Jika kamu belum punya rencana, sekarang adalah waktu yang tepat untuk menyusunnya. Yuk, kita bahas bagaimana membuat plan libur tahun baru yang seru, produktif, dan tak terlupakan!

  1. Tentukan Tujuan Liburanmu

Setiap orang punya kebutuhan liburan yang berbeda-beda. Ada yang ingin bersantai sepenuhnya, ada yang ingin wisata alam, ada juga yang ingin waktu berkualitas bersama keluarga. Supaya liburmu tidak berlalu begitu saja, tentukan dulu tujuan utama kamu:

  • Mau healing? Pilih tempat yang tenang, seperti pantai sepi, vila pegunungan, atau staycation di hotel.
  • Mau petualangan? Cari destinasi outdoor seperti pendakian, snorkeling, atau road trip seru.
  • Mau waktu bersama orang tersayang? Fokus pada aktivitas keluarga atau kumpul teman dekat.

Dengan menetapkan tujuan, kamu bisa membuat keputusan lain dengan lebih mudah.

  1. Sesuaikan Rencana dengan Budget

Salah satu alasan liburan terasa melelahkan adalah karena tidak memperhitungkan biaya. Supaya dompet tetap aman setelah libur panjang, tentukan budget sejak awal. Buatlah rincian sederhana seperti:

  • Transportasi
  • Penginapan
  • Makanan
  • Tiket wisata
  • Biaya darurat

Tidak harus mahal untuk bisa menikmati liburan. Banyak tempat gratis atau low-budget yang justru memberi pengalaman tak terlupakan, seperti piknik di taman kota, menjelajahi kafe lokal, atau trekking ringan.

  1. Pilih Destinasi Lebih Awal

Saat libur tahun baru, destinasi wisata biasanya penuh dan harga melonjak. Karena itu, pilih dan booking tempat lebih awal. Kalau kamu tidak ingin bergabung dalam hiruk-pikuk tempat wisata populer, pertimbangkan alternatif destinasi yang lebih sepi dan tidak kalah menarik. Beberapa contoh:

  • Desa wisata
  • Danau, air terjun, atau pantai tersembunyi
  • Kota kecil dengan kuliner khas
  • Staycation di hotel dalam kota

Mulailah browsing sekarang sebelum semuanya fully booked!

  1. Buat Jadwal yang Fleksibel

Rencana yang terlalu padat bisa membuat liburan terasa seperti pekerjaan. Buatlah itinerary yang fleksibel, misalnya:

  • Pagi: aktivitas utama (jalan-jalan, wisata alam, kuliner)
  • Siang: makan dan istirahat
  • Sore: aktivitas ringan
  • Malam: waktu bebas untuk menikmati suasana tahun baru

Dengan jadwal seperti ini, kamu punya ruang untuk spontanitas tanpa membuat liburan menjadi melelahkan.

  1. Prioritaskan Kebersamaan dan Self-Care

Tahun baru bukan hanya tentang pesta dan kembang api. Ini adalah kesempatan untuk introspeksi, memulai kebiasaan baru, dan memperkuat hubungan dengan orang-orang terdekat. Manfaatkan liburan untuk melakukan hal-hal yang jarang kamu lakukan, seperti:

  • Mematikan notifikasi ponsel seharian
  • Membaca buku favorit
  • Berolahraga ringan
  • Menulis resolusi dengan lebih reflektif
  • Menghabiskan waktu berkualitas tanpa distraksi

Libur tahun baru bisa menjadi momen memulihkan energi sebelum kembali ke rutinitas.

  1. Siapkan Plan Cadangan

Kadang rencana utama tidak berjalan sesuai harapan. Cuaca buruk, macet, atau tempat penuh bisa membuat kita panik. Karena itu, selalu punya rencana cadangan. Misalnya: alternatif tempat makan, tempat wisata lain, atau kegiatan indoor yang tetap menyenangkan.

Merencanakan libur tahun baru bukan soal mewah atau tidaknya perjalananmu, tapi bagaimana kamu menciptakan momen yang bermakna. Mulailah merencanakan dari sekarang agar liburanmu lebih matang, nyaman, dan berkesan. Selamat membuat rencana dan selamat menikmati awal tahun dengan penuh semangat baru.

Baca juga: Tontonan Menarik Saat Libur Lebaran! Berikut Rekomendasi Film Studio Ghibli di Netflix

Baca juga: 8 Tips Liburan Murah dan Asik ke Luar Negeri

bisnis pakaian

Lokasi Bisnis Sepenting Itu? Ini Dia Tips Menentukan Lokasi untuk Bisnis Pakaian

Memulai bisnis pakaian memang terlihat sederhana punya produk, pajang di etalase, lalu jual. Namun, ada satu faktor penentu yang sering kali menjadi pembeda antara toko yang ramai pelanggan dan toko yang sepi pembeli: lokasi. Pemilihan lokasi adalah salah satu keputusan terpenting dalam bisnis retail, termasuk bisnis pakaian. Keberhasilan sebuah brand tidak hanya ditentukan oleh kualitas produk, tetapi juga seberapa mudah dan nyaman pelanggan menemukan toko tersebut.

Mengapa lokasi begitu penting? Karena lokasi yang tepat dapat meningkatkan peluang mendapatkan traffic, memperbesar potensi penjualan, dan mendukung citra brand. Sebaliknya, lokasi yang tidak strategis bisa membuat produk sebagus apa pun tetap kurang dikenal. Untuk kamu yang sedang merencanakan membuka toko pakaian, berikut beberapa tips yang bisa membantumu dalam menentukan lokasi terbaik.

  1. Pahami Target Pasar dengan Tepat

Sebelum melihat lokasi, kamu harus tahu siapa target pelangganmu. Bisakah produknya cocok untuk pelajar, mahasiswa, pekerja kantoran, atau keluarga? Lokasi terbaik adalah lokasi yang dekat dengan mayoritas target pasar.

Misalnya, jika kamu menjual pakaian kasual dan trendi untuk anak muda, lokasi dekat kampus atau pusat nongkrong adalah pilihan ideal. Namun, jika kamu menjual pakaian formal, seperti kemeja premium atau pakaian kantor, area perkantoran atau pusat bisnis akan lebih cocok. Memahami demografi dan kebiasaan target pasar akan membantumu mengurangi risiko salah pilih lokasi.

  1. Cari Lokasi dengan Traffic Tinggi

Traffic adalah kunci dalam bisnis retail. Semakin banyak orang yang lewat di sekitar toko, semakin besar peluangmu dilihat dan dikunjungi. Carilah lokasi yang berada di jalur ramai, seperti:

  • Dekat pusat perbelanjaan
  • Area perkantoran
  • Dekat transportasi umum
  • Jalan utama atau area pedestrian ramai

Namun, pastikan kamu tidak hanya terpaku pada jumlah orang yang lewat, tetapi juga kesesuaian mereka dengan target pasarmu. Banyak pejalan kaki belum tentu berarti banyak pembeli.

  1. Perhatikan Aksesibilitas dan Parkir

Toko yang bagus adalah toko yang mudah dijangkau. Pelanggan tidak mau repot untuk datang ke toko yang sulit ditemukan, tidak terlihat dari jalan, atau tidak memiliki tempat parkir. Akses penting untuk semua jenis customer, baik yang datang dengan kendaraan pribadi maupun transportasi umum. Jadi, pastikan:

  • Toko berada di lokasi yang mudah ditemukan di peta.
  • Ada area parkir yang memadai.
  • Akses jalan nyaman dan aman.
  • Mudah diakses oleh kurir jika kamu juga menjalankan penjualan online dari toko fisik.

Semakin mudah pelanggan datang, semakin besar peluang mereka kembali.

  1. Amati Kompetitor di Sekitar Lokasi

Kompetitor sebenarnya bukan musuh, mereka bisa jadi indikator bahwa lokasi tersebut memang potensial. Jika terdapat banyak toko pakaian yang sukses di area itu, berarti sudah ada pasar yang terbentuk.

Namun, pastikan diferensiasi produk kamu jelas. Jika kompetisi terlalu ketat dan produkmu mirip, kamu mungkin kesulitan menonjol. Sebaliknya, berada di area yang sudah memiliki demand tinggi bisa menjadi keuntungan besar.

  1. Sesuaikan dengan Anggaran dan Potensi Pertumbuhan

Biaya sewa adalah salah satu pengeluaran terbesar dalam bisnis retail. Lokasi premium memang menjanjikan traffic besar, tetapi pastikan biaya sewanya masih sebanding dengan proyeksi pendapatan.

Pertimbangkan juga potensi pertumbuhan jangka panjang. Apakah lokasi tersebut akan tetap strategis dalam beberapa tahun ke depan? Apakah kawasan itu sedang berkembang? Lokasi yang sedang naik daun bisa menjadi investasi yang sangat menguntungkan.

Memilih lokasi untuk bisnis pakaian memang membutuhkan pertimbangan matang. Namun, dengan riset yang tepat dan strategi yang baik, kamu bisa menemukan tempat yang sesuai dengan target pasar sekaligus mendukung perkembangan bisnismu. Cari tahu informasi menarik lainnya di sini.

Baca juga: 5 Solusi untuk Mengatasi Kesulitan dalam Bisnis Pakaian Online

Baca juga: 5 Alasan Kenapa Orang Lebih Memilih Membuka Usaha Kuliner

Spotify Premium

Hilangkan Rasa Jenuh Kerja dengan Fitur Spotify Premium yang Baru

Rasa jenuh saat bekerja adalah masalah umum yang dialami banyak pekerja, baik di kantor maupun yang bekerja dari rumah. Tuntutan tugas, tenggat waktu yang menumpuk, hingga suasana kerja yang monoton dapat membuat energi mental cepat terkuras. Di tengah situasi tersebut, musik sering kali menjadi pelarian terbaik dan Spotify Premium, dengan sejumlah fitur barunya, kini menawarkan pengalaman mendengarkan yang semakin relevan untuk mendukung produktivitas sekaligus mengusir kejenuhan.

  1. Fitur DJ yang Lebih Cerdas dan Personal

Salah satu fitur baru yang paling diminati adalah peningkatan pada AI DJ dari Spotify. Dengan kecerdasan buatan yang ditingkatkan, DJ kini mampu membaca pola kebiasaan mendengarkan musik penggunanya secara lebih presisi. Saat Anda merasa jenuh di tengah pekerjaan, AI DJ akan otomatis memadukan lagu-lagu yang dapat meningkatkan mood, fokus, atau energi. DJ juga memberikan komentar singkat yang membuat pengalaman mendengarkan terasa lebih hidup, seakan Anda memiliki teman yang mengerti selera musik Anda.

  1. Focus Mode dengan Suara Ambiens yang Lebih Kaya

Bagi banyak pekerja, suara-suara alami seperti hujan rintik, deru ombak, atau gemericik sungai dapat membantu meredakan stres. Spotify Premium kini menghadirkan Focus Mode yang diperbarui, berisi koleksi suara ambiens berkualitas tinggi dan musik instrumental yang dirancang untuk meningkatkan fokus. Mode ini dapat diatur berdasarkan durasi kerja misalnya 25 menit untuk teknik Pomodoro sehingga Anda dapat menata ritme kerja tanpa merasa terbebani.

  1. Pengalaman Mendengarkan Tanpa Iklan dan Kualitas Suara Lebih Tinggi

Ketika sedang tenggelam dalam pekerjaan, gangguan kecil seperti iklan dapat merusak konsentrasi. Dengan Spotify Premium, pengguna bisa menikmati musik tanpa jeda iklan sama sekali, membuat aliran kerja tetap stabil. Selain itu, kualitas audio yang lebih tinggi membuat musik terasa lebih jelas dan imersif, terutama bagi mereka yang menggunakan headphone atau speaker berkualitas. Detail suara yang lebih kaya tidak hanya membuat musik lebih nikmat, tetapi juga membantu menciptakan suasana kerja yang lebih menyenangkan.

  1. Personalisasi Playlist untuk Mood Kerja

Spotify Premium kini menghadirkan playlist otomatis berdasarkan mood dan aktivitas, seperti “Beats to Boost Energy”, “Deep Focus”, hingga “Chill Workspace”. Dengan analisis preferensi musik yang semakin akurat, setiap playlist terasa lebih pas dengan kebutuhan emosional saat bekerja. Ketika jenuh mulai menyerang, Anda cukup memilih playlist yang sesuai untuk menyegarkan pikiran tanpa harus mencari lagu satu per satu.

  1. Offline Mode untuk Mengurangi Gangguan

Fitur offline downloads juga mendapat pembaruan agar proses mengunduh playlist atau album menjadi lebih cepat. Bagi pekerja yang sering berpindah tempat atau memiliki koneksi internet tidak stabil, fitur ini sangat membantu. Anda bisa tetap menikmati musik favorit tanpa buffering, sehingga fokus tetap terjaga sepanjang hari. Hal ini sangat ideal bagi pekerja kreatif, penulis, atau siapa pun yang membutuhkan ruang mental bebas gangguan.

  1. Integrasi dengan Aplikasi Kerja

Spotify Premium kini semakin mudah diintegrasikan dengan aplikasi produktivitas seperti Notion, Slack, atau berbagai aplikasi to-do list. Integrasi ini memungkinkan Anda mengatur musik tanpa harus berpindah aplikasi, memberi Anda kontrol penuh tanpa mengganggu alur kerja.

Dengan berbagai fitur baru tersebut, Spotify Premium bukan hanya menjadi aplikasi streaming musik biasa, tetapi juga alat pendukung produktivitas yang efektif. Ketika rasa jenuh mulai melanda, cukup tekan tombol play dan biarkan musik membantu Anda kembali fokus dan bersemangat. Musik yang tepat pada waktu yang tepat dapat membuat hari kerja terasa lebih ringan, menyenangkan, dan tentu saja, lebih produktif. Yuk segera berlangganan Spotify Premium dengan jasa pembayaran terpercaya dari TemanPay.

Baca juga: Menggunakan 10 Fitur Spotify yang Belum Banyak Diketahui Pengguna

Baca juga: 7 Rekomendasi Film Komedi dari Berbagai Negara di Aplikasi Vidio

bisnis kecantikan

Bisnis Kecantikan Online Anda Akan Sukses dengan 5 Tips Berikut

Bisnis kecantikan adalah salah satu industri yang terus berkembang pesat, baik secara offline maupun online. Permintaan yang tinggi, tren yang selalu berubah, dan minat masyarakat untuk tampil menarik membuat bisnis ini nyaris tidak pernah sepi. Namun, persaingan di dunia kecantikan juga sangat ketat. Banyak brand baru bermunculan setiap hari, dan hanya bisnis yang dikelola dengan strategi tepat yang dapat bertahan dan berkembang. Jika Anda sedang menjalankan bisnis kecantikan secara online baik menjual skincare, kosmetik, perawatan rambut, maupun alat kecantikan, tips berikut akan membantu usaha Anda menjadi lebih sukses.

  1. Fokus pada Produk Berkualitas dan Terpercaya

Produk adalah inti dari bisnis kecantikan. Sebagus apa pun strategi pemasaran yang Anda gunakan, pelanggan tidak akan kembali jika produk yang dijual tidak aman atau tidak memberikan hasil yang memuaskan. Pastikan produk Anda sudah memiliki izin BPOM, teruji aman, dan memiliki kualitas yang konsisten. Jika Anda reseller, pilih brand yang memiliki reputasi baik. Jika Anda memproduksi sendiri, gunakan bahan yang aman dan sesuai standar.

Selain itu, berikan informasi transparan tentang kandungan, manfaat, dan cara penggunaan produk. Pelanggan semakin cerdas dan lebih suka brand yang jujur.

  1. Gunakan Konten yang Menarik dan Edukatif

Dalam bisnis kecantikan online, konten memegang peranan penting. Konten bukan hanya sarana promosi, tetapi juga alat untuk membangun kepercayaan. Buatlah konten yang informatif seperti tips skincare, cara memilih produk, tutorial makeup, hingga review jujur tentang produk Anda. Jenis konten yang dapat meningkatkan minat pembeli antara lain:

  • Video before-after
  • Tutorial penggunaan produk
  • Testimoni pelanggan
  • Short video tentang manfaat produk
  • Foto produk yang estetik

Konten yang relevan dan berkualitas akan membuat brand Anda tampil lebih profesional dan mudah diingat.

  1. Manfaatkan Media Sosial untuk Membangun Komunitas

Media sosial seperti TikTok, Instagram, dan Facebook adalah platform utama bagi bisnis kecantikan online. Namun, sekadar posting tidak cukup, Anda perlu membangun komunitas. Interaksi aktif dengan followers, menjawab pertanyaan, mengadakan giveaway, serta membuat program loyalitas sangat membantu meningkatkan kepercayaan pelanggan.

Jangan lupa memanfaatkan fitur-fitur seperti Live Shopping, Reels, dan Story. Video promosi yang autentik dan tidak berlebihan seringkali lebih diminati daripada iklan formal.

  1. Gunakan Influencer atau KOL Secara Cerdas

Influencer marketing adalah strategi penting dalam bisnis kecantikan. Namun, kuncinya bukan pada jumlah followers, tetapi kecocokan dengan target pasar Anda. Micro-influencer dengan 5.000–50.000 followers sering menghasilkan konversi lebih baik karena interaksi mereka lebih nyata dan tidak terlalu komersial.

Pastikan influencer mencoba produk Anda terlebih dulu, sehingga ulasan yang diberikan lebih alami dan meyakinkan.

  1. Pelayanan Pelanggan yang Cepat dan Ramah

Bisnis kecantikan yang sukses biasanya memiliki pelayanan pelanggan yang cepat, ramah, dan solutif. Ketika pelanggan bertanya tentang jenis kulit, cara pakai produk, atau ingin konsultasi ringan, layani dengan baik. Respon cepat meningkatkan peluang closing hingga dua kali lipat.

Berikan juga garansi jika ada kerusakan saat pengiriman, sediakan pilihan pengiriman cepat, dan buat sistem pemesanan yang mudah dipahami.

Menjalankan bisnis kecantikan online bukan sekadar menjual produk, tetapi membangun kepercayaan, memberikan edukasi, dan menghadirkan pengalaman terbaik bagi pelanggan. Dengan produk berkualitas, konten yang menarik, strategi pemasaran yang tepat, serta pelayanan yang ramah, bisnis kecantikan Anda berpeluang besar untuk berkembang pesat. Terapkan tips di atas secara konsisten, dan lihat bagaimana bisnis Anda naik level dari waktu ke waktu. Cari tahu informasi penting lainnya di sini.

Baca juga: 5 Hal yang Tidak Boleh Tertinggal dalam Membangun Bisnis Pakaian

Baca juga: Usaha Semakin Mudah dengan Adanya Sistem Pembayaran Digital

bisnis yang laris

5 Jenis Usaha yang Laris dan Bisa Dicontoh

Di tengah ketatnya persaingan bisnis, banyak orang mencari ide usaha yang tidak hanya menguntungkan tetapi juga memiliki potensi bertahan dalam jangka panjang. Kabar baiknya, ada beberapa jenis usaha yang terbukti selalu dicari masyarakat dan memiliki peluang berkembang, baik di kota besar maupun daerah. Berikut adalah lima jenis usaha yang laris, mudah dijalankan, dan bisa kamu jadikan inspirasi untuk memulai bisnis.

  1. Usaha Kuliner

Kuliner adalah salah satu jenis usaha yang tidak pernah sepi peminat. Selama orang masih butuh makan, bisnis kuliner akan terus hidup. Yang membuatnya menarik adalah fleksibilitasnya—bisa dimulai dari modal kecil hingga besar, dari rumah sampai restoran. Contoh usaha kuliner laris:

  • Makanan rumahan (rice bowl, ayam geprek, mie pedas)
  • Cemilan kekinian (dimsum, dessert box, donat)
  • Minuman kopi dan teh susu

Agar sukses, fokuslah pada rasa, kebersihan, dan konsistensi. Manfaatkan juga layanan pesan antar untuk memperluas pasar.

  1. Usaha Laundry

Usaha laundry masih menjadi salah satu bisnis paling stabil karena kebutuhan masyarakat yang semakin sibuk. Banyak orang tidak punya waktu mencuci pakaian sendiri, terutama di kawasan kos, apartemen, dan perumahan padat. Jenis usaha laundry yang laris:

  • Laundry kiloan
  • Laundry satuan (sepatu, tas, karpet)
  • Laundry self-service

Lebih menarik lagi, sekarang banyak sistem pembayaran digital yang memudahkan operasional. Misalnya, pada laundry self-service, pengusaha bisa menggunakan QRIS agar pelanggan cukup scan, bayar, dan mesin langsung jalan. Dengan otomatisasi seperti ini, biaya operasional lebih ringan dan pelanggan merasa lebih nyaman.

  1. Usaha Fashion dan Aksesoris

Fashion adalah industri yang tidak pernah mati. Tren selalu berubah, dan masyarakat senang mengikuti gaya baru. Usaha ini sangat fleksibel karena bisa dimulai secara online tanpa modal besar. Contoh produk fashion yang cepat laku:

  • Pakaian wanita, hijab, dan gamis
  • Outfit pria kasual
  • Tas, topi, dan aksesoris kecil

Pakaian anak (sangat laris karena pertumbuhan cepat)

Kunci sukses dalam usaha fashion adalah mengikuti tren, menyediakan foto produk yang menarik, dan aktif di media sosial. Dengan pemasaran yang tepat, produk bisa cepat viral.

  1. Usaha Kecantikan dan Perawatan

Kesadaran masyarakat akan perawatan diri semakin meningkat, membuat usaha kecantikan menjadi bisnis dengan pertumbuhan sangat cepat. Bahkan usaha kecil seperti jasa facial rumahan atau nail art bisa menghasilkan keuntungan besar. Jenis usaha kecantikan yang laris:

  • Skincare dan kosmetik lokal
  • Salon rambut
  • Nail art dan eyelash extension
  • Barbershop

Keunggulannya, usaha ini memiliki repeat order tinggi. Jika pelanggan puas, mereka akan kembali dalam durasi rutin, sehingga pendapatan lebih stabil.

  1. Usaha Agribisnis dan Tanaman

Di era gaya hidup sehat dan hobi berkebun, usaha agribisnis mengalami peningkatan pesat. Modal tidak harus besar, dan pasar sangat luas, mulai dari rumah tangga hingga restoran besar. Jenis usaha agribisnis yang banyak dicari:

  • Sayur hidroponik
  • Bibit tanaman hias
  • Tanaman buah dalam pot
  • Rempah dan tanaman herbal

Selain ramah lingkungan, usaha ini bisa dijalankan dari rumah dengan lahan terbatas.

Memulai usaha yang laris tidak harus rumit. Banyak jenis bisnis yang bisa dicontoh, mulai dari kuliner, laundry, fashion, kecantikan, hingga agribisnis. Yang terpenting adalah konsistensi, memahami kebutuhan pasar, dan memanfaatkan teknologi agar usaha lebih efisien. Dengan perencanaan yang matang, bisnis kecil pun bisa berkembang menjadi besar. Jika kamu sedang mencari peluang, lima jenis usaha di atas adalah pilihan yang patut dipertimbangkan. Cari tahu informasi penting seputar bisnis lainnya di sini.

Baca juga: Tips Menjalin Hubungan yang Baik dengan Mitra Kerja dalam Berbisnis

Baca juga: Usaha Semakin Mudah dengan Adanya Sistem Pembayaran Digital

bisnis toko online

7 Upaya yang Bisa Dilakukan Ketika Bisnis Toko Online Sedang Sulit

Dalam menjalankan bisnis toko online, naik turunnya penjualan adalah hal yang wajar. Namun, ketika kondisi sulit berlangsung cukup lama, misalnya penurunan trafik, berkurangnya pembeli, atau meningkatnya biaya operasional pemilik bisnis perlu segera mengambil langkah agar usaha tetap bertahan. Ada berbagai strategi yang dapat dilakukan untuk menghadapi masa-masa menantang ini. Berikut adalah beberapa upaya efektif yang bisa diterapkan.

  1. Evaluasi Produk dan Kebutuhan Pasar

Saat bisnis melambat, langkah pertama adalah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap produk yang ditawarkan. Apakah masih relevan dengan kebutuhan pasar? Apakah ada pesaing yang menawarkan nilai lebih baik? Lakukan survei kecil-kecilan, analisis tren, dan amati perilaku pelanggan. Dengan memahami perubahan kebutuhan konsumen, Anda dapat menyesuaikan lini produk atau menambahkan variasi baru yang lebih diminati.

  1. Optimalkan Pengalaman Pembeli di Website atau Marketplace

Toko online yang sulit ditemukan atau kurang nyaman digunakan akan membuat pelanggan enggan bertransaksi. Pastikan tampilan halaman produk rapi, deskripsi jelas, foto berkualitas tinggi, dan proses checkout sederhana. Jika menggunakan marketplace, optimalkan judul dan kata kunci agar produk mudah ditemukan. Pengalaman belanja yang baik dapat meningkatkan konversi meskipun kondisi pasar sedang lesu.

  1. Perbaiki Strategi Pemasaran Digital

Ketika penjualan menurun, bukan berarti pemasaran harus dihentikan. Justru sebaliknya: strategi pemasaran harus diperbaiki. Fokus pada kanal pemasaran yang menghasilkan interaksi tertinggi seperti media sosial, email marketing, atau iklan berbayar yang terukur. Buat konten yang relevan, edukatif, dan menarik sehingga calon pembeli merasa lebih dekat dengan brand Anda. Bangun komunitas atau grup pelanggan untuk meningkatkan kedekatan dan loyalitas.

  1. Maksimalkan Pelayanan dan Kepuasan Pelanggan Lama

Dalam kondisi sulit, mempertahankan pelanggan lama jauh lebih murah dibanding mencari pelanggan baru. Berikan pelayanan lebih baik, seperti respon cepat, kemasan rapi, atau bonus kecil. Kirimkan promo khusus untuk pelanggan setia, misalnya diskon pembelian ulang atau program poin. Pelanggan puas bukan hanya kembali membeli, tetapi juga berpotensi merekomendasikan produk Anda ke orang lain.

  1. Efisiensi Biaya Operasional Tanpa Mengorbankan Kualitas

Ketika bisnis sedang menurun, penting untuk meninjau ulang semua pengeluaran. Identifikasi bagian mana yang bisa dihemat, misalnya biaya iklan yang tidak efektif, alat kerja yang tidak terpakai, atau langganan aplikasi yang jarang digunakan. Meski begitu, jangan mengorbankan kualitas produk atau layanan karena akan berdampak buruk pada reputasi jangka panjang.

  1. Diversifikasi Channel Penjualan

Jangan hanya mengandalkan satu platform penjualan. Jika sebelumnya hanya menjual di marketplace, pertimbangkan untuk membuat website sendiri atau memanfaatkan platform sosial seperti Instagram, TikTok Shop, atau WhatsApp Business. Dengan memperluas saluran distribusi, peluang menjangkau lebih banyak calon pelanggan akan meningkat.

  1. Belajar dari Data dan Kompetitor

Analisis data penjualan, trafik, dan perilaku pelanggan untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi. Selain itu, amati kompetitor apa strategi mereka, bagaimana mereka mempromosikan produk, dan apa keunggulan yang mereka tawarkan. Pembelajaran ini bisa menjadi inspirasi dalam menyusun strategi baru.

Kesulitan dalam bisnis toko online tidak selalu berarti kegagalan. Justru, masa sulit bisa menjadi momentum untuk berbenah dan memperkuat fondasi usaha. Dengan evaluasi yang tepat, peningkatan layanan, serta strategi pemasaran yang lebih efektif, bisnis dapat kembali bangkit dan tumbuh lebih kuat. Kuncinya adalah tetap adaptif, kreatif, dan tidak mudah menyerah. Cari tahu informasi menarik lainnya di sini.

Baca juga: Bosan Jalani Bisnis? 6 Jurus Ini Bisa Bangkitin Lagi Semangatmu!

Baca juga: Usaha Semakin Mudah dengan Adanya Sistem Pembayaran Digital

Disney+

5 Film Terbaik 2025 yang Wajib Ditonton di Disney+

Tahun 2025 menjadi tahun yang sangat menarik bagi penggemar film di Disney+. Berbagai judul dari waralaba besar seperti Marvel, animasi klasik yang di-remake, hingga komedi keluarga baru hadir di platform streaming ini. Berikut lima film terbaik tahun 2025 yang wajib Anda tonton di Disney+.

  1. Mufasa: The Lion King

Salah satu film paling dinanti di Disney+ tahun ini adalah Mufasa: The Lion King. Film prekuel ini mengeksplorasi latar belakang Mufasa sebagai anak singa, dan bagaimana masa kecilnya membentuk jati dirinya sebagai raja Pride Lands. Disutradarai oleh Barry Jenkins dan menampilkan lagu-lagu baru dari Lin-Manuel Miranda, film ini menawarkan visual yang memukau serta cerita emosional tentang takdir, keluarga, dan persahabatan. Mufasa: The Lion King resmi tersedia di Disney+ mulai 26 Maret 2025. 

  1. Moana 2

Untuk pecinta animasi klasik penuh petualangan, Moana 2 hadir sebagai kelanjutan epik dari kisah Moana dan Maui. Mengutip dari sumber What’s On Disney Plus, dalam sekuel ini, Moana mendapatkan panggilan dari leluhur pelautnya untuk menjelajahi lautan yang belum dikenal, menghadapi bahaya lama dan misteri laut yang tersembunyi. Film ini menggabungkan unsur musikal, humor, dan semangat eksplorasi yang menjadi ciri khas film Moana sebelumnya. Menurut prediksi dan jadwal rilis, Moana 2 sudah tayang di Disney+ pada awal 2025. 

  1. Captain America: Brave New World

Dalam film Marvel Captain America: Brave New World, Sam Wilson (Anthony Mackie) menghadapi tantangan besar saat ia mengemban peran sebagai Captain America. Film ini membawa konflik politik, konspirasi besar, dan aksi heroik ke dalam satu narasi yang intens. Setelah rilis di bioskop, film ini masuk ke Disney+ sebagai bagian dari konten streaming utama Marvel tahun ini. 

  1. Thunderbolts*

Bagi penggemar Marvel dengan karakter-karakter kompleks, Thunderbolts menjadi suguhan menarik. Film ini menampilkan kelompok “abu-abu” yang terdiri dari mantan penjahat dan agen rahasia yang dipaksa bekerja sama untuk sebuah misi berbahaya. Dalam alur cerita penuh penebusan dan dilema moral, karakter seperti Yelena Belova (Florence Pugh) dan Bucky Barnes (Sebastian Stan) tampil menonjol. Thunderbolts resmi tersedia di Disney+ sejak 27 Agustus 2025. 

  1. Alexander and the Terrible, No Good, Very Bad Road Trip

Tidak hanya aksi dan animasi, Disney+ juga menghadirkan film komedi keluarga yang ringan dan menghibur. Alexander and the Terrible, No Good, Very Bad Road Trip dirilis eksklusif di Disney+ pada 28 Maret 2025. Film ini bercerita tentang keluarga Garcia yang melakukan perjalanan besar ke Meksiko dan disambut dengan berbagai kejadian lucu dan tidak terduga. Di tengah kekacauan liburan, mereka belajar tentang kebersamaan, resiliensi, dan menemukan hal-hal positif bahkan dari situasi buruk. 

Kenapa Film-Film Ini Layak Ditonton di Disney+?

Kelima film di atas menawarkan variasi genre yang luas dari musikal animasi, aksi superhero, hingga komedi road trip. Dengan kekayaan storytelling dan karakter, Disney+ berhasil menyajikan konten yang bisa dinikmati berbagai kalangan. Untuk pengalaman menonton yang maksimal, pastikan koneksi internet lancar dan waktu luang cukup agar bisa menyelami cerita tanpa terganggu.

Jika Anda pelanggan Disney+, daftar film di atas bisa menjadi rekomendasi tontonan utama tahun ini. Bagi yang belum berlangganan segera berlangganan dengan menggunakan jasa pembayaran yang terpercaya dari TemanPay dan nikmati momen tepat untuk mengeksplorasi konten kualitas tinggi yang ditawarkan platform.

Baca juga: 7 Rekomendasi Film Komedi dari Berbagai Negara di Aplikasi Vidio

Baca juga: 7 Rekomendasi Drama Korea Selatan yang Tidak Boleh Dilewatkan di Netflix

mengembangkan bisnis

Cara Menggaet Investor untuk Mengembangkan Bisnis

Setiap pengusaha tentu ingin bisnisnya terus tumbuh dan berkembang. Namun, untuk mencapai tahap tersebut, modal tambahan sering kali menjadi tantangan utama. Salah satu solusi terbaik adalah dengan menggaet investor. Investor tidak hanya membawa dana, tapi juga pengalaman, jaringan, dan strategi yang dapat mempercepat pertumbuhan bisnis.

Namun, menarik minat investor tidak semudah mengetuk pintu dan menawarkan ide. Ada langkah-langkah strategis yang perlu kamu siapkan agar bisnis kamu terlihat menarik dan meyakinkan. Berikut ini cara efektif untuk menggaet investor agar bisnismu bisa naik ke level berikutnya.

  1. Perjelas Visi dan Arah Bisnismu

Investor ingin menanamkan uang pada bisnis yang tahu ke mana arah tujuannya. Maka, langkah pertama adalah memiliki visi dan rencana jangka panjang yang jelas.

Jelaskan dengan konkret, apa tujuan utama bisnismu, masalah apa yang ingin diselesaikan, serta bagaimana produk atau layanan memberikan solusi yang unik.

Visi yang kuat menunjukkan bahwa kamu bukan hanya mencari keuntungan jangka pendek, tapi benar-benar ingin membangun bisnis yang berkelanjutan dan berdampak.

  1. Bangun Model Bisnis yang Kokoh dan Menguntungkan

Sebelum mencari investor, pastikan model bisnismu sudah terbukti berjalan. Investor lebih tertarik pada bisnis yang telah memiliki pendapatan, pelanggan tetap, atau minimal potensi pasar yang terukur.

Tampilkan data seperti laju pertumbuhan omzet, margin keuntungan, dan proyeksi keuangan. Jangan lupa jelaskan juga bagaimana dana investasi akan digunakan misalnya untuk memperluas pasar, menambah kapasitas produksi, atau mengembangkan produk baru.

Semakin jelas arah penggunaan dana, semakin besar kepercayaan investor terhadap manajemen bisnis kamu.

  1. Siapkan Pitch Deck yang Menarik dan Profesional

Pitch deck adalah presentasi singkat yang menjelaskan keunggulan bisnismu. Di sinilah kemampuan storytelling diuji.

Gunakan desain yang menarik dan ringkas, sertakan data pasar, profil tim, strategi pemasaran, serta proyeksi finansial realistis. Hindari terlalu banyak teks fokuslah pada poin-poin utama yang bisa membangkitkan minat. Investor ingin tahu mengapa bisnis kamu berbeda, bukan sekadar apa yang kamu jual.

  1. Bangun Kredibilitas dan Jejaring

Reputasi dan koneksi sering menjadi kunci utama dalam menarik perhatian investor. Mulailah dengan menghadiri event bisnis, pameran, seminar, atau forum investasi untuk memperluas jaringan.

Kamu juga bisa membangun kredibilitas melalui media sosial profesional, artikel bisnis, atau testimoni pelanggan. Ingat, investor cenderung berinvestasi pada orang yang mereka percaya, bukan hanya pada ide yang bagus. Jadi, tunjukkan integritas, komitmen, dan track record yang solid.

  1. Tunjukkan Potensi Skalabilitas

Investor tidak hanya mencari bisnis yang stabil, tetapi juga yang bisa tumbuh besar. Pastikan kamu dapat menunjukkan bagaimana bisnis ini bisa diperluas, apakah melalui ekspansi cabang, penambahan lini produk, atau inovasi teknologi.

Tunjukkan bahwa bisnismu punya peluang pasar luas dan strategi untuk mencapainya. Dengan begitu, investor akan melihat potensi keuntungan jangka panjang yang menjanjikan. Menggaet investor bukan hanya soal mencari uang, tetapi juga membangun kemitraan strategis.

Kuncinya adalah kesiapan: bisnis yang punya visi jelas, laporan keuangan rapi, strategi pertumbuhan terukur, serta tim yang bisa dipercaya.

Dengan persiapan matang dan komunikasi yang meyakinkan, peluang mendapatkan investor untuk mengembangkan bisnis akan semakin terbuka lebar. Ingat, investor bukan datang karena kamu butuh dana mereka datang karena melihat potensi besar dalam dirimu dan bisnismu. Cari tahu informasi menarik tentang bisnis dan lainnya di sini.

Baca juga: Cara Meningkatkan Penjualan Bisnis Online dengan Teknik Digital Marketing

Baca juga: Bosan Jalani Bisnis? 6 Jurus Ini Bisa Bangkitin Lagi Semangatmu

e-commerce

Agar Tidak Tertipu: Memahami Biaya Admin dan Potongan di E-Commerce

Berbelanja online sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Kemudahan memilih produk, membandingkan harga, hingga melakukan pembayaran hanya dalam hitungan detik membuat e-commerce semakin diminati. Namun, di balik kenyamanan tersebut, ada hal penting yang sering terlewatkan konsumen: biaya admin dan potongan tambahan. Jika tidak dipahami dengan baik, biaya ini dapat membuat total belanja membengkak tanpa disadari. Simak pembahasan berikut tentang bagaimana cara kerjanya, serta tips agar pembeli tidak merasa dirugikan.

Apa Itu Biaya Admin?

Biaya admin adalah biaya tambahan yang dikenakan oleh platform e-commerce atau penyedia pembayaran untuk memproses transaksi. Biaya ini biasanya muncul pada halaman checkout, setelah pembeli memilih metode pembayaran. Besarannya bisa berbeda-beda, tergantung kebijakan platform atau jenis pembayaran yang digunakan.

Contohnya, beberapa metode pembayaran seperti transfer bank otomatis, virtual account, atau pembayaran lewat gerai ritel dapat menambahkan biaya admin mulai dari beberapa ratus hingga beberapa ribu rupiah. Meski terlihat kecil, biaya tersebut bisa menjadi signifikan apabila pembeli melakukan transaksi berkali-kali.

Jenis Biaya Potongan yang Mungkin Ditemui

  • Biaya Layanan (service fee): Biasanya dikenakan oleh platform untuk mendukung operasional layanan, seperti keamanan transaksi atau pemeliharaan aplikasi.
  • Biaya Jasa Kurir: Selain ongkos kirim utama, terkadang ada biaya tambahan seperti biaya asuransi pengiriman atau biaya pengemasan khusus.
  • Biaya Penanganan (handling fee): Dikenakan untuk barang tertentu yang membutuhkan perhatian khusus, misalnya barang pecah belah atau produk berukuran besar.
  • Potongan Diskon yang Tidak Penuh: Dalam promosi tertentu, diskon yang ditampilkan mungkin tidak berlaku untuk semua metode pembayaran sehingga total tagihan tetap lebih besar daripada yang diperkirakan.

Mengapa Biaya Ini Ada?

Biaya admin dan potongan tambahan pada dasarnya digunakan untuk menutupi biaya operasional. Misalnya, ketika menggunakan metode pembayaran digital, pihak penyedia layanan pembayaran akan memotong sejumlah biaya untuk pemrosesan transaksi, verifikasi, dan keamanan. E-commerce kemudian membebankan sebagian biaya tersebut kepada pengguna.

Pada sisi logistik, kurir memberikan biaya ekstra untuk layanan khusus agar barang sampai dengan aman. Dengan kata lain, biaya tambahan bukanlah sekadar “trik”, namun bagian dari struktur operasional seluruh pihak dalam rantai transaksi online.

Bagaimana Agar Tidak Tertipu Biaya Tambahan?

  • Selalu cek rincian biaya sebelum membayar: Pastikan melihat total transaksi di halaman checkout. Jangan hanya fokus pada harga produk, tetapi juga biaya lain yang tampil di bagian bawah.
  • Bandingkan metode pembayaran: Beberapa metode pembayaran bisa memiliki biaya admin lebih rendah. Misalnya, transfer bank manual mungkin gratis, sementara virtual account memiliki biaya tertentu.
  • Manfaatkan voucher dan promo secara cerdas: Pastikan membaca syarat dan ketentuan promo. Terkadang, biaya admin bisa mengurangi manfaat diskon jika tidak dihitung dengan tepat.
  • Perhatikan ketentuan ongkos kirim: Gunakan fitur free shipping bila tersedia. Namun tetap cek apakah ada biaya tambahan lain seperti asuransi atau biaya penanganan.
  • Gunakan satu platform secara konsisten.: Banyak e-commerce memberi keuntungan seperti biaya admin lebih rendah atau gratis untuk pelanggan setia.

Biaya admin dan potongan di e-commerce sebenarnya bukan sesuatu yang perlu ditakuti yang penting adalah memahami cara kerjanya. Dengan mengetahui sumber dan alasan munculnya biaya tersebut, pembeli dapat membuat keputusan yang lebih bijaksana dan menghindari kejutan pada saat pembayaran. Berbekal informasi ini, kamu bisa berbelanja online dengan lebih cerdas, efisien, dan aman tanpa merasa dirugikan.

Baca juga: Biaya Admin Naik! Berikut Tips Menyikapi Perubahan dan Perkembangan E-Commerce

Baca juga: 7 Upaya yang Bisa Dilakukan Ketika Bisnis Toko Online Sedang Sulit